Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) UPN “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Pendamping UMKM pada Senin, 28 September 2026. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB di Insyde Studio, Fakultas Ilmu Komputer UPN “Veteran” Jawa Timur.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Divisi Pusat Layanan UMKM dari Laboraturium Insyde Innovations. Tujuannya memberikan pendampingan dan penguatan kepada pelaku UMKM dalam meningkatkan kapasitas, tata kelola, serta pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan usaha. Untuk itu, para dosen dibekali kemampuan sebagai pendamping.
Sebanyak 20 dosen dari lima program studi hadir sebagai peserta, yaitu Bisnis Digital, Sains Data, Magister Teknologi Informasi, Informatika, dan Sistem Informasi. Keberagaman latar belakang keilmuan ini diharapkan memperkaya proses pendampingan, mulai dari manajemen usaha, analisis data, hingga pengembangan sistem informasi.
Pelatihan dibawakan oleh Ari Prabowo, ST., MM., seorang Master Trainer. Kegiatan diawali registrasi dan pre-test untuk memetakan pemahaman awal peserta. Pada sesi pertama, peserta mendapat materi tentang sembilan capaian yang harus dimiliki untuk menjadi pendamping yang siap praktik.

Usai materi pertama, peserta langsung mengerjakan tugas kelompok berupa identifikasi dan needs assessment UMKM. Setiap kelompok terdiri atas dua orang dan memilih satu UMKM nyata sebagai objek. UMKM yang dipilih tidak boleh sama antarkelompok. Melalui tugas ini, peserta berlatih melakukan analisis kebutuhan pendampingan secara runtut, mulai dari menyusun profil UMKM, memetakan kondisi aktual, merumuskan permasalahan, menggali akar penyebab, hingga menentukan kebutuhan pendampingan dan prioritasnya. Peserta belum diminta menyusun program pendampingan maupun memberikan solusi. Fokus tugas ini adalah kemampuan mendiagnosis kondisi UMKM secara objektif berdasarkan data dan bukti.

Pelatihan berlanjut dengan materi kedua tentang standar kompetensi pendamping UMKM, materi ketiga tentang sistem dalam UMKM, dan materi keempat tentang diagnosis UMKM. Setelah materi ketiga dan keempat, peserta kembali mengerjakan tugas needs assessment UMKM untuk mempraktikkan langsung materi yang telah diterima. Di sela-sela sesi, peserta juga mengikuti diskusi dan studi kasus.
Pada akhir kegiatan, peserta mengerjakan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, dilanjutkan evaluasi dan penutupan. Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan UMKM berkontribusi pada SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), karena UMKM berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kompetensi dosen selaku pendamping mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha sejalan dengan SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha turut menguatkan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui pelatihan ini, Fasilkom UPN “Veteran” Jawa Timur berharap para dosen dapat berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya mendampingi UMKM agar lebih berdaya saing dan berkelanjutan.