Denpasar, Bali – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) UPN “Veteran” Jawa Timur memperkuat internasionalisasi pendidikan dan jejaring akademik melalui penyelenggaraan Global Classroom di Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI), Denpasar, Bali. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pengabdian Masyarakat Internasional yang sebelumnya diawali dengan implementasi teknologi Augmented Reality (AR) dan Computer Vision untuk mendukung penguatan pariwisata budaya di Desa Penglipuran, Bangli.

Global Classroom mempertemukan dosen dan mahasiswa dari FIK UPN “Veteran” Jawa Timur dengan sivitas akademika INSTIKI serta mitra perguruan tinggi dari Malaysia dan Filipina. Kegiatan dirancang sebagai ruang pembelajaran lintas institusi dan lintas negara yang mengintegrasikan perkuliahan internasional, diskusi akademik, kolaborasi mahasiswa, serta implementasi teknologi.

Selama dua hari pelaksanaan, Global Classroom diselenggarakan melalui lima kelas secara luring (offline) dan tiga kelas secara hybrid. Model pembelajaran tersebut memungkinkan interaksi langsung antarpeserta di INSTIKI sekaligus memperluas partisipasi akademik dari perguruan tinggi mitra di luar Indonesia.

Materi yang dibahas mencakup berbagai bidang strategis dalam ilmu komputer dan transformasi digital, antara lain Data Science, Delay-Tolerant Networking (DTN) dan LoRa, Artificial Intelligence untuk pertanian digital, Human-Computer Interaction, Data Visualization, algoritma dan pemrograman, hingga Enterprise Risk Management. Peserta juga memperoleh wawasan mengenai aktivitas dan pengembangan penelitian melalui sesi Research Recap Catalogue 2026.

Mendorong Pengalaman Belajar Internasional

Global Classroom tidak hanya menempatkan mahasiswa sebagai peserta perkuliahan, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif melalui pembelajaran kolaboratif. Mahasiswa FIK UPN “Veteran” Jawa Timur berinteraksi dengan mahasiswa dari INSTIKI dan perguruan tinggi mitra dalam lingkungan akademik multikultural.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah collaborative workshop pengembangan konten berbasis Augmented Reality. Mahasiswa dibagi ke dalam kelompok kolaboratif untuk bertukar gagasan, mendiskusikan konsep, serta mengeksplorasi pemanfaatan AR dalam penyampaian informasi secara interaktif.

Aktivitas tersebut memberikan pengalaman pembelajaran yang melampaui ruang kelas konvensional. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan adaptasi dalam lingkungan akademik lintas budaya.

Sebanyak 16 mahasiswa FIK UPN “Veteran” Jawa Timur berpartisipasi dalam rangkaian Global Classroom dan workshop kolaboratif. Sementara itu, tujuh dosen FIK UPN “Veteran” Jawa Timur berkontribusi sebagai pengajar internasional dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari.

Memperluas Jejaring Akademik Internasional

Pelaksanaan Global Classroom turut melibatkan jejaring perguruan tinggi internasional, antara lain INTI International University, Malaysia; Filamer Christian University, Inc.; Iloilo Science and Technology University; serta perguruan tinggi mitra di Filipina. Partisipasi secara daring juga melibatkan mahasiswa dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) dan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Malaysia.

Interaksi akademik tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang semakin terbuka dan kolaboratif. Pertukaran perspektif dari mahasiswa dan akademisi dengan latar belakang berbeda diharapkan dapat memperkaya proses pembelajaran sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan dan penelitian pada masa mendatang.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan sesi presentasi, diskusi, dan umpan balik bersama dosen serta mitra. Di luar agenda akademik formal, peserta mengikuti kegiatan cross-cultural exchange yang memberikan ruang bagi peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina untuk saling mengenalkan budaya serta membangun relasi antarinstitusi.

Mengintegrasikan Pendidikan, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat

Global Classroom menjadi bagian dari pendekatan yang menghubungkan kegiatan pendidikan dengan implementasi teknologi dalam Pengabdian Masyarakat Internasional. Sebelum rangkaian pembelajaran di INSTIKI, tim telah melaksanakan penerapan teknologi di Desa Penglipuran dengan memanfaatkan AR dan Computer Vision untuk mendukung penyampaian informasi serta penguatan branding pariwisata budaya.

Kolaborasi di INSTIKI kemudian diperluas melalui implementasi sistem Outcome-Based Education (OBE) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sistem OBE mendukung pengelolaan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), CPMK, Sub-CPMK, pemetaan kurikulum, perencanaan pembelajaran, asesmen, hingga pengukuran ketercapaian CPL. Sementara itu, aplikasi SPMI mendukung pengelolaan dokumen dan standar mutu, siklus PPEPP, Audit Mutu Internal, serta Rapat Tinjauan Manajemen.

Implementasi kedua aplikasi tersebut diperkuat melalui serah terima kepada INSTIKI berdasarkan Berita Acara Serah Terima Nomor 618/UN63.7/TU/2026 sebagai bagian dari tindak lanjut kerja sama antarinstitusi.

Selain itu, kolaborasi akademik turut didukung melalui penyerahan sejumlah buku akademik kepada INSTIKI, meliputi bidang Enterprise Resource Planning, pengantar bisnis, pengantar Data Science, dan Medical Image Processing. Kontribusi tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pembelajaran sekaligus memperkaya sumber referensi akademik bagi institusi mitra.

Dari Penglipuran menuju Global Classroom

Rangkaian Pengabdian Masyarakat Internasional di Bali menunjukkan keterhubungan antara pembelajaran, inovasi teknologi, pelestarian budaya, dan kolaborasi global. Implementasi teknologi di Desa Penglipuran memberikan ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk melihat penerapan keilmuan pada konteks nyata, sedangkan Global Classroom di INSTIKI memperluas pengalaman tersebut melalui pertukaran pengetahuan dan interaksi akademik internasional.

Pendekatan ini menempatkan teknologi bukan semata-mata sebagai objek pembelajaran, tetapi sebagai instrumen untuk menjawab kebutuhan mitra dan masyarakat. Pada saat yang sama, keterlibatan mahasiswa dalam lingkungan internasional memberikan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi akademik, profesional, dan lintas budaya.

Melalui Global Classroom dan rangkaian Pengabdian Masyarakat Internasional ini, FIK UPN “Veteran” Jawa Timur terus mendorong implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi global serta memperkuat jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi nasional dan internasional.

Sinergi antara FIK UPN “Veteran” Jawa Timur, INSTIKI, dan berbagai mitra internasional diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Community Service for a Better Tomorrow.